TAMU YANG SINGGAH
Milik siapa rumah bernama negara ini?
yang di dalamnya, hak-hak rakyat dicabuli
demokrasinya dikorupsi
kekayaan negaranya diekspor ke luar negeri
Pemerintah duduk di kursi jati
sementara kami duduk di tanah
Yang basah oleh peluh dan air mata kami

Milik siapa rumah bernama negara ini?
bahasa mereka jelas tak kami pahami
Janji-janjinya seakan merusak gendang telinga kami
deru napas mereka seakan membakar ulu hati kami rakyat biasa
milik siapa rumah bernama negara ini?
Yang kami duduki sejak nenek moyang menginjakkan kaki
Hingga mati di pangkuan kami
Namun kini, bahkan gerbangnya pun tak terbuka untuk kami
PROYEK KOTA BARU
