Pilihan Politik: Masihkah Santri Nderek Kiai?

Dalam momen-momen menjelang Pemilihan Presiden 2024 seperti saat ini, wawasan duniawi terasa begitu penting. Sebab, bagaimanapun juga, santri adalah warga negara Indonesia. Ia punyak hak dan kewajiban yang sama dengan penduduk Indonesia lain. Tetapi yang lebih penting dari itu, santri juga berhak memperoleh pendidikan dan literasi politik, sesuatu yang mungkin hari ini masih berjarak di lingkungan pesantren.

Ini penting, karena sesuatu yang sangat agamis bisa jadi aslinya sangat duniawi. Kuatnya tradisi “manut” atau “nderek“, sekadar mengikuti, jelas tidak memadai untuk mengurai licinnya situasi di tahun-tahun politik. Santri perlu mulai berpikir mandiri. Ia perlu mulai memikirkan bahwa Indonesia tidak semata tentang toleransi, radikalisme, dan moderasi beragama.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Yang lebih penting dari itu, santri harus mulai mengingat bagaimana nasib Indonesia dulu ketika berada di rezim otoriter? Dan mulai mempertanyakan, siapa penguasa sumber daya alam? Bagaimana evolusi politik kebijakan Indonesia? Siapa yang diuntungkan dan siapa yang dirugikan? Iklim berbangsa dan bernegara seperti apa yang mungkin muncul jika misalnya salah satu kelompok diberi kesempatan berkuasa?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut mendasar, sebelum kemudian mempertanyakan seperti apa latar belakang kandidat tertentu? Bagaimana kecakapan bernalarnya? Seperti apa kredibilitas dan etika politiknya?

Tinggalkan Balasan