
Seiring berjalannya waktu, penyelenggaraan pendidikan di Pondok Pareppe ini juga mengalami perkembangan. Pada 2016, misalnya, sebagai upaya peningkatan kualitas kurikulum tanpa meninggalkan entitas dan identitas sebagai lembaga pendidikan salafiyah, sistem pendidikan dikembangkan menjadi Pendidikan Diniyah Formal (PDF) pada satuan pendidikan Tingkat ‘Ulya. Pada 2018, PDF juga diterapkan pada tingkat Wustho. Peralihan ke PDF ini adalah sebagai pertama dan satu-satunya untuk seluruh pondok pesantren di Sulawesi Barat.
Dengan semakin banyaknya santri dan program Pendidikan kian beragam, Pondok Pareppe yang masih dipimpin pendirinya, KH Abd Lathif Busyra, ini terus menambah dan mengembangkan fasilitas. Dewan Pengurus PPSP, setelah menerima donasi dari para wali santri, alumni, dan simpatisan PPSP pada tahun 2016 membebaskan lahan baru seluas 2 hektare. Lokasinya tak jauh dari lokasi Pondok Pareppe sebelumnya. Di atas lahan baru ini kemudian dibangun Gedung dan fasilitas Pendidikan pada 4 Februari 2018. Peletakan batu pertama pembangunannya dilakukan Gubernur Provinsi Sulawesi Barat saat itu. Dengan demikian, fasilitas Pendidikan di Pondok Pareppe semakin representatif.

Benteng Radikalisme

