“Ini wujud kehati-hatian kami, karena pesantren memiliki jumlah santri yang sangat banyak serta penyebaran Covid-19 yang begitu masif. Jika sudah ada satu santri yang terindikasi, maka yang lainnya kemungkinan juga akan terpapar,” demikian keterangan Pengasuh Pondok Pesantren Askhabul Kahfi KH Masruchan Bisri.
Hafalan Video Call

Sebagai konsekuensi dari penutupan pondok, menurut KH Masruchan Bisri, kegiatan-kegiatan besar juga ditiadakan. Misalnya, kegiatan akhirussanah atau tutup tahun masa belajar santri yang biasanya dilaksanakan menjelang Ramadan ditiadakan. Adapun, acara khataman al-Quran terpaksa ditunda.
Namun begitu, meskipun pondok “lockdown”, kegiatan belajar mengajar tidak sepenuhnya diliburkan atau vakum. Kegiatan belajar mengajar tetap diadakan, namun dilakukan secara online atau daring. Misalnya, para ustadz tetap wajib memantau dan memberikan tugas kepada para santri melalui model pembelajaran daring.

3