BELIAU (1)
sekali lagi,
aku memahami kembali namamu
di antara lembar kitab dan buku-buku.

tersimpul rapi,
bait-bait doa merangkum nyala
menyintas namamu di balik dada
adakah doa-doa tak dikabulkan?
sementara rahmatNya memenuhi seisi alam
Sekali lagi,
aku memahami kembali namamu
di antara doa-doa para santri
terangkum rapi,
serupa sinar mentari
melintasi celah-celah hati
semerbak cahaya menuju ilahi.
Sekali lagi,
aku memahami kembali namamu
di antara ruang dan waktu
tertanam rapi,
melebur di setiap air mata mereka
membenamkan diri
pada basah kuburanmu
dipenuhi bunga-bunga
hadiah dari para peziarah
yang kerap kali
merindukanmu.
Madura, 2025.
