Manusia, sebagai spesies yang paling dominan di Bumi, telah menunjukkan ketangguhan yang luar biasa dalam mempertahankan keberadaannya. Dengan kemampuan kognitif yang unik, manusia mampu membedakan dirinya dari spesies lain dan mencapai kedudukan yang tinggi dalam alam semesta.
Dalam ajaran Islam, manusia diberikan peran sebagai khalifah di muka Bumi, yang berarti mereka memiliki tanggung jawab untuk mengelola dan memelihara alam semesta ini.

Keberlangsungan manusia tidak hanya ditentukan oleh kemampuan adaptasi dan inovasi, tetapi juga oleh hubungan kompleks antara manusia dengan lingkungan dan sesama makhluk hidup.
Dari perspektif Karl Marx, eksistensi manusia sangat dipengaruhi oleh struktur ekonomi dan sosial yang membentuk kehidupan sehari-hari. Marx berpendapat bahwa cara produksi dan distribusi sumber daya dalam masyarakat menciptakan kelas-kelas sosial yang berbeda, yang pada gilirannya mempengaruhi bagaimana manusia menjalani hidupnya.
