PUTRI #4
Pijar fajar seolah memberi kabar:
“Jejak yang kau kejar tak lagi menghindar.”

Aku kembali memungut jejak di tempat pertama kau berpijak.
Kusimpan jejakmu dalam sehelai kain kusut,
lalu mendadak wajahmu mengintip dari balik gerobak penjual luka; tawa; dan ketela.
Kupanggil, “Putri, jangan lagi lari,
dari ujung jari manismu,
adalah sebaik-baik tempat beradu.”
Pandaan, 29 September 2021.
ilustrasi: lukisan pablo picasso.
