Selama 40 hari, para jemaah tarekat Naqsabandiyah ini mengasingkan diri di masjid dengan beribadah dengan tujuan mendekatkan diri (taqarrub) dengan Allah. Selama 40 hari tersebut, sampai Lebaran tiba, para jemaah beribadah salat berjamaah, membaca wirid dan zikir, dan amalam-amalan lainnya.
