Ramadhan Kita
Bulan yang gingsir menuju puncak kemuliaan, dan

waktu kian lalu tapi, kita masih juga cemas menunggu
sambil mengencangkan sarung dan sajadah, bersiap
menjelang malam yang sayup-sayup terlantun nada
sabdaMu.
Oh, keheningan yang mendamaikan itu
tak pernah pergi, tak juga hilang kemana
