Ia mengembara dalam gempuran waktu
waktuku, waktumu, waktu kita semua

menunggu kita memberi jeda.
Hari-hari yang saling menahan akan kita jumpa
terik mentari yang terasa lebih menyengat
rintangan terhampar di depan mata tapi
Kita tentu harus kembali yakin dan percaya
esok kita tuai bahagia.
