Adapun, di antara kebiasaan santri dalam mengambil keberkahan dari kiai seperti menyapu masjid pondok, khidmah sebagai abdi dalem, menjadi sopir kiai, atau menjadi khodam para gus di pesantren, dan lain sebagainya. Alhasil, rasionalitas barokah (pendekatan filsafat ilmu) bisa diketahui dari kacamata methaphysical, ontological, epistemological, axiological, dan juga estetika.
