Itikad Baik Negara
Sampai pada hari ini, kita masih menunggu itikad baik dari negara untuk membuat kebijakan yang berdampak positif bagi rakyatnya. Terutama bagi mereka yang sedang menghadapi musibah ini. Oleh karena itu, dibutuhkan pilihan-pilihan kebijakan yang produktif, pro-rakyat, dan pro-kemaslahatan umat.

Guru Besar Pemerintahan Daerah Universitas Terbuka, Hanif Nurcholis, mengusulkan solusi terkait persoalan ekologi ini. Yaitu, solusi jangka pendek dan jangka panjang.
Untuk jangka pendek, pemerintah pusat harus segera menetapkan status bencana ini sebagai Bencana Nasional. Hal ini diperlukan agar segala kebutuhan mendasar bisa diberikan melalui bantuan kemanusiaan dalam skala manca negara. Kemudian, negara mengambil alih penanganan bencana dengan mengerahkan seluruh instrumennya: BNPB, PUPR, Kemenhub, Kemensos, dan TNI–Polri dalam penanganan.
Untuk jangka panjang, setiap individu yang terlibat dalam urusan negara harus diserahkan pada yang ahlinya yang berintegritas. Dengan penyerahan urusan yang lebih jelas sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Hal ini diperlukan agar tidak ada lagi kebijakan-kebijakan yang berpotensi menyengsarakan rakyatnya.
Selanjutnya, kita sebagai warga negara yang merasakan langsung, dampak dari pilihan-pilihan kebijakan yang diambil pemerintah. Harus melakukan segala upaya yang kita bisa, untuk memerangi semua kebijakan, yang hanya mementingkan segelintir orang atau golongan.
Dengan begitu, kita semua berharap, semoga nafsul lawwamah tersingkirkan, dan nafsul mutmainnah terejawantahkan ke dalam struktur kebijakan di negeri ini. Aamiin.
