MAGHRIB
Senja yang membekap hari dalam sunyi tak ubahnya ritus yang bergemilir menanti sujud matahari. Biarlah matahari rebah, ia begitu lelah, sudah ada bulan yang akan menari di lembah hatimu yang melandai jadi ngarai, dan suara yang mengetuk-ngetuk langit, dapatkah kau dengar itu, dan tabuhan tetabuhan yang berdentum-dentum, doa-doa yang memulai safari, dzikir serta jejak Langkah yang menggema di lorong langit yang masai. Oh, betapa kultusnya.

“Matahari sudah sujud, apakah kau tak hendak bersujud?” suara itu jadi guruh, mengetuk-ngetuk pintu yang tertutup.
Matahari sudah rebah di pembaringan dan bulan dengan malu-malu mulai memanjati tebing malam. Langit tersibak, malaikat-malaikat berbondong-bondong mengepakkan sayap di atas kubah masjid.
Sumenep, 2020.

MasyaAllah