Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya masih terus melakukan penelusuran terhadap lingkungan pesantren. Santri yang dipastikan sehat dan negatif Covid-19 akan dipulangkan lebih dulu ke rumah masing-masing. Dan, kegiatan belajar mengajar di pesantren yang ditemukan kasus positif covid-19 akan dihentikan sementara.
“Untuk sekarang ini masih terus melakukan penelusuran di lingkungan pesantren. Santri yang telah dipastikan sehat dan negatif covid-19 di pesentren yang menjadi klaster tentunya akan dipulangkan ke rumahnya. Jadi, mereka yang sehat kita izinkan pulang setelah melalui proses pemeriksaan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat seperti dikutip media indonesia.

Dia menambahkan, pihak berwenang telah mengambil langkah untuk penanganan klaster pesantren. Santri positif Covid-19 yang memiliki gejala sedang hingga berat untuk diisolasi di rumah sakit. Sementara, yang gejala ringan diisolasi di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Universitas Negeri Siliwangi (Unsil). Sedangkan, santri tanpa gejala tetap akan diisolasi di lingkungan pesantren lantaran kurangnya tempat isolasi.
