Pemulangan santri ini dimaksudkan agar mereka tidak terpapar virus Corona di lingkungan pesantren. Sementara itu, yang berstatus positif Covid-19 tetap diisolasi di lingkungan pondok untuk memperoleh perawatan kesehatan.
Indra menjelaskan, 405 orang warga pondok yang terkonfirmasi positif Covid-19 terdiri atas santri, tenaga pengajar, dan pegawai. Mereka masuk ke dalam kategori orang tanpa gejala dan bergejala.

Tak hanya santri di Kuningan. Para santri di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, juga mulai dipulangkan agar tak tertular virus Corona. Saat ini, sebanyak 110 orang dari lingkungan pondok pesantren yang berada di Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, terkonfirmasi positif covid-19. Selain itu, ditemukan lagi satu kasus yang berasal dari pondok pesantren yang berbeda, yakni di Kecamatan Kawalu.
