dan kita di sini, di halte kecil ini, menyusun rencana, membaca peta, mengingat rumah sederhana
sebagai tempat pulang yang selalu dirindukan
Arjosari, 2024.

DOA HUJAN
Tuhan,
berilah kami rintik
pelan saja
bukan gemuruh petir
mengacaukan
suasana
Tuhan,
berilah kami rinai
lembut saja
agar hati kembali
terbasahi
hingga terhindar
dari dendam
dan kebencian
Tuhan,
berilah kami sepotong puisi
sederhana saja
biar hidup tidak hambar,
agar rindu kembali memijar
Tuhan,
berilah kami kesadaran
agar tak rela
bila dosa berkuasa
agar satu dari sekian langkah
kembali ada dan terasa
hadir-Mu, seperti dulu kala
Tuhan,
masihkah terbuka
pintu maaf-Mu
di antara pinta maafku
yang mungkin
saja palsu
damparalit, 2024.
