Sahabat yang Mengantar ke Surga

Dengan demikian, teman yang saleh dapat menjadi harta yang membimbing dengan nasihat-nasihatnya. Di sini akan menimbulkan rasa cinta yang diartikan pada sahabat, darinya akan ada doa yang tidak kau sadari.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

‎دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ

Artinya: Sesungguhnya doa seorang muslim kepada saudaranya di saat saudaranya tidak mengetahuinya adalah doa yang mustajab (terkabulkan). Di sisi orang yang akan mendoakan saudaranya ini ada malaikat yang bertugas mengaminkan doanya. Tatkala dia mendoakan saudaranya dengan kebaikan, malaikat tersebut akan berkata: Aamiin. Engkau akan mendapatkan semisal dengan saudaramu tadi. (HR. Muslim, No. 2733).

Sekilas hanya akan terlihat sebagai sebuah nasihat, tapi mendoakan kebaikan untuk sesamanya akan menghiasi persahabatan dan menjadi teman di surga kelak. Salah satu dalil bahwa persahabatan akan berlanjut sampai hari kiamat, dan orang yang saling mencintai (termasuk para sahabat) akan dikumpulkan bersama di hari kiamat, ada dalam sebuah ungkapan Nabi.

‎الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ

Artinya: Setiap orang akan dikumpulkan bersama orang yang ia cintai. (HR. Bukhari, No. 6170; Muslim, No. 2640).

Alhasil, agama adalah nasihat dan pemilihan sahabat menjadi perkara yang penting, sebab hal tersebut bisa mengantarkan seseorang kelak masuk surga ataukah neraka.

Tinggalkan Balasan