Santri itu Bernama Sonhaji

Lanjut Pakdhe Mudi, satu santri Sang Sunan yang bernama Sonhaji tadi, usut punya usut, memiliki kebiasaan yang ternyata tak dimiliki keenam santri pintar lainnya. Kebiasaan istimewa Sonhaji itu bisa jadi disebabkan kecenderungan orang pintar itu lebih suka untuk rajin sinau, maka Sonhaji pun memafaatkan celah itu untuk lebih memusatkan perhatiannya pada kegiatan membersihkan masjid Sang Sunan. Inilah jalan yang dipilih oleh Sonhaji guna mengimbangi teman-teman santri lainnya.

Karena tekad Sonhaji yang kuat, dan didasari dari mengenal kesalehan diri sehingga ia mengenal pula kesempatan untuk meningkatkan diri, ia teguh dan disiplin menjalankan laku membersihkan masjid.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Ketika ia melihat teman-temannya rajin sorogan, ngaji, dan wiridan, ia pun bertambah semangat untuk mengabdikan diri di bidang yang ia sanggup lakukan. Begitulah, dari kisah Sonhaji ini kita mungkin sedikit tergelitik dengan caranya yang memilih untuk mengambil jalan memutar atau jalan lain.

Betapa jika setiap orang mau mencari dan menyadari potensi masing-masing, niscaya hidup akan dipenuhi harmoni yang saling melengkapi. Bukan malah terjebak dalam ego untung-rugi dan tak silap akan kasta-kasta. Toh kehidupan lebih membutuhkan kebergunaan-kebermanfaatan. Bukan malah saling sikut-jegal berebut peran yang diinginkan hawa nafsu semata.

Tinggalkan Balasan