Sumber: https://www.google.com/search?q=festival+makanan+pesantren&safe=strict&client=ms-android-oppo&prmd=inv&sxsrf=ALeKk01GYYb0dfeHnmaOy1ISyMkkkZ7gtw:1603296640240&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=2ahUKEwi609e1icbsAhXGdn0KHYuTD1kQ_AUoAXoECAwQAQ&biw=360&bih=678&dpr=2#imgrc=cT1QO6GMWQHYiM

Semarak Hari Santri di Bekasi

Di stand lain, ada Pondok Pesantren Khodijah Ummul Mukminin, Taruma Jaya, yang menampilkan dodol mangrove. Sementara itu, Pesantren Ismul Azhom, Karang Bahagia, Menampilkan produk nasi kebuli dan dodol Betawi. Pondok Pesantren Nurul Huda, Setu, menampilkan produk olahan kue.

Tak ketinggalan, Himpunan Pengusaha Nahdhiyyin (HPN), Cikarang Selatan, menampilkan produk olahan kue dan batik. Pondok Pesantren Mambaul Ulum menampilkan aneka kue, serta Kampung Quran Cikarang menampilkan produk madu dan kopi.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Sri Sugiarti, Ketua Himpunan Pengusaha Nadhliyin Kabupaten Bekasi mengapresiasi kegiatan HSN yang mengangkat kearifal lokal dan mendorong pesantrean melakukan sesuatu yang luar biasa, yaitu memproduksi sendiri produk-produk lokal. “Ini sangat baik untuk nanti bisa mengeksplor lagi produk-produk pondok pesantren,” kata Sri Sugiarti.

Tinggalkan Balasan