Di Kabupaten Karangasem, Bali, terdapat dua makam yang dikeramatkan oleh masyarakat muslim dari berbagai daerah, tapi juga oleh warga Hindu Bali. Orang menyebutnya makam kembar keramat. Diyakini, keduanya adalah makam Maulana Yusuf al-Baghdi al-Maghribi dan Ali bin Zaenal Abidin al-Idrus, dua ulama penyebar agama Islam di Bali, khususnya di wilayah Karangasem.
Dua makam kembar keramat tersebut memiliki titi mangsa yang berbeda. Berdasarkan cerita-cerita lisan yang beredar di masyarakat, salah satunya merupakan makam kuno, yang diperkirakan sudah berusia 350-400 tahun. Makam kuno ini dipercaya sebagai makamnya Syekh Maulana Yusuf al-Baghdi al-Maghribi, salah satu dari Wali Pitu, tujuh ulama penyebar Islam di Pulau Dewata.

Namun, siapa sebenarnya Syekh Maulana Yusuf al-Baghdi al-Maghribi ini benar-benar masih gelap. Tak ada catatan sejarah mengenai siapa nama aslinya, dari mana asal usulnya, dan sejarahnya masuk ke Bali. Bahkan, juru kunci makam pun sama tak tahunya dengan para penziarah.
