Si Jago yang Kesepian

Hingga suatu saat lelaki tua hendak ke pasar sekadar untuk membeli beberapa sayur untuk dimasak nanti. Ia sangat lihai dalam hal memasak. Bukan tanpa alasan. Memasak dapat membuat Mbah Darman mengirit pengeluarannya dengan uang yang pas-pasan. Maka dari itu, terpaksa Mbah Darman masak sendiri yang menyebabkannya kini ahli dalam mengolah beberapa bahan makanan.

Seperti biasa lelaki itu ke pasar dengan sepeda yang sudah berusia puluhan tahun itu. Mbah Darman memarkirkan di penitipan kendaraan dekat pasar. Tampak jelas di sana hanya sepeda lelaki yang sudah senja itu yang tertua usianya. Yang lainnya masih kelihatan bagus-bagus semua. Hal itu tak dihiraukan sama sekali oleh pria yang sudah dipenuhi uban kepalanya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Seusai menitipkan sepeda, Mbah Darman berjalan menyusuri pasar mencari apa yang hendak dibeli tadi dari rumah. Namun, ada satu pemandangan yang mengalihkan perhatiannya, penjual ayam. Di sana ada ayam betina yang menurutnya cantik. Warnanya putih. Cocok sekali dengan ayam jago di rumahnya kalau dipadukan. Hitam dan putih. Ia pun mampir ke penjual ayam tersebut. Layaknya pembeli yang lain, Mbah Darman pun melakukan proses penawaran harga ayam betina itu.

Akhirnya ayam betina yang menjadi incaran Mbah Darman beralih ke tangan dengan harga yang miring dan sesuai isi kantung pria tua itu. Hatinya senang sekali. Perkiraannya ayam jago hitam yang di rumah akan bersemangat jika ada pasangannya.

“Nih, aku bawain teman sekaligus pasangan untukmu jagoku,” katanya sembari memasukkan ayam betina putih ke dalam kandang yang dihuni seekor ayam.

Keajaiban pun benar terjadi. Si jago tampak kembali segar. Selain itu, dia pun seperti berusaha menarik hati si betina yang baru ditemuinya hari ini. Sementara itu, Mbah Darman pun ikut mengulas senyum sempurna. Si jago berwarna hitam itu layaknya dirinya yang merindu pada sang istri.
***
Riau, 30 Desember 2021.

ilustrasi: handoko aji-wp.

Tinggalkan Balasan