Streotipe Perempuan dan Analisis Komunikasi Interpersonal

Merujuk kepada komunikasi interpersonal, komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang dilakukan komunikator secara berhadap-hadapan sehingga memperoleh respon langsung dari penanggap atau komunikan. Proses komunikasi ini dinyatakan sebagai komunikasi paling efektif dalam merubah sikap, pendapat bahkan tindakan seseorang. Dalam arti, komunikasi ini dilakukan secara langsung tanpa media yang lain. Karena tolok ukur sampai tidaknya informasi yang hendak disampaikan dapat terlihat dari reaksi yang menerima informasi.

Pengaruh Komunikasi

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Pada hakikatnya dalam kehidupan sosial, komunikasi selalu diarahkan kepada pencapaian suatu situasi integrasi sosial. Komunikasi interpersonal dilakukan untuk memberikan pengaruh kepada orang lain sehingga tidak ada pengetahuan yang tidak sama antara komunikator dan komunikan. Namun, pengaruh tersebut perlu digarisbawahi.

Pengaruh mencakup dua hal, yakni pengaruh positif dan negatif. Pengaruh positif selalu mengarahkan kepada jalan yang lurus, akan tetapi pengaruh negatif akan merugikan pihak-pihak tertentu. Adanya streotipe buruk terhadap perempuan dimulai dari komunikasi interpersonal yang memberikan pengaruh buruk, dan itu berlanjut hingga menjadi kebudayaan yang mendarah daging.

Kesimpulan

Ketimpangan gender bermula dari beberapa hal kecil, contohnya streotipe buruk terhadap perempuan. Perempuan menjadi tolok ukur baik buruknya sesuatu, bukan sesuatu yang menjadi tolok ukur baik buruknya seseorang. Daya mereka diambil secara sepihak, hak-hak yang dimiliki diabaikan begitu saja. Maka peran komunikasi dalam kemanusiaan sangat berpengaruh besar.

Dengan komunikasi, kebudayaan dapat tercipta, peradaban mampu berlanjut, dan kedamaian bisa terealisasikan. Maka, demi keberlangsungan hidup yang baik di masa depan, komunikasi mesti dilakukan dengan baik. Informasi harus disaring lagi dan lagi sebelum disalurkan menjadi pengetahuan bagi orang lain.

One Reply to “Streotipe Perempuan dan Analisis Komunikasi Interpersonal”

Tinggalkan Balasan