SULUK SANTRI

2/
tak ada. tak ada lagi yang setia berzikir kecuali
lambai daun-daun siwalan di pangkuan harapan
pengerat mayang siwalan. dan dengan segenap
getar rindu yang ada, kita menikmati lagi gamelan mati.

:menghidupkan kembali gending di punggung musim,
lalu menyanyikan lagu hujan, biar tanah tak lagi kerontang
hingga kembang-kembang —buncis-jagung—

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

mekar dengan segar.

Pulau Poterran, April 2020.

GAGAL MEMBACA SEGARA

saat membaca segara dari jidat pulau
suara sumbang dan parau
terbanting ke jantung sunyi,

dan pada bait yang kesekian,
kalimat gelombang kubaca berulang-ulang
tersebab kepada degubnyalah
kulumatkan segala nestapa yang ada.

mataku berselimut kabut
hingga tak dapat kutahu
laut yang sedang kubaca
pasang atau surut.

Tinggalkan Balasan