“Sunan Bejagung”, Mahad Aly Tasawuf-Tarekat

Saat meresmikan Mahad Aly Sunan Bejagung, KH Miftachul Akhyar yang juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap, kader-kader mahasantri yang dilahirkan oleh mahad aly ini mampu menjadi generasi yang bukan saja cerdas, tapi juga benar. “Cerdas (itu) penting. Tapi, benar lebih penting. Cerdas saja, saat ini tidak cukup. Sudah terlalu banyak contoh, banyak orang cerdas yang dalam kenyataannya justru keblinger,” tegasnya.

Dengan menjadi generasi yang cerdas dan benar, lulusan mahad aly diharapkan menjadi solusi bagi umat, terlebih saat Indonesia mengalami bonus demografi dalam beberapa tahun ke depan. “Semoga mahad aly ini mampu memberikan manfaat yang besar bagi umat, dan menjadi solusi bagi umat saat mereka mengalami kebingungan dalam hidup,” ujarnya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Sunan Bejagung KH Abdul Matin Jawahir mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pendirian Mahad Aly Sunan Bejagung ini.

“Kami sampaikan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran Kementerian Agama RI, yang telah memberikan bimbingan dan dukungan sejak proses awal pengajuan izin hingga terbitnya izin pendirian Ma’had Aly ini,” ujar Kiai Matin.

Lebih lanjut Kiai Matin menjelaskan, jika Izin pendirian Ma’had Aly Sunan Bejagung telah diterbitkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1622 Tahun 2021 pada tanggal 24 Maret 2021.

“Alhamdulillah, untuk angkatan pertama telah terdaftar 40 mahasantri. InsyaAllah awal Juni nanti mereka akan menjalani orientasi mahasantri,” imbuh Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur ini.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag RI Muhammad Ali Ramdhani, melalui video yang dirilis, sangat mengapresiasi berdirinya Mahad Aly Sunan Bejagung. Harapannya, Pondok Pesantren Sunan Bejagung terus mendidik para santri menjadi solusi bagi umat di setiap dinamika zaman.

Tinggalkan Balasan