“Sunan Bejagung”, Mahad Aly Tasawuf-Tarekat

“Semoga Pondok Pesantren Sunan Bejagung yang sudah berusia 23 tahun ini, dapat terus mendidik para santri  agar mampu menjadi aset bangsa yang berharga dan mampu menyesuaikan diri dengan dinamika zaman,” katanya.

Ditegaskan Muhammad Ali Ramdhani, keberadaan mahad aly merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional, baik dalam pengakuan, status, lulusan, maupun perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan dan pengembangannya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Muhammad Ali Ramdhani juga menegaskan kesungguhan komitmen pemerintah dalam mewujudkan kesetaraan mahad aly dengan lembaga tinggi umum lainnya, sehingga mahad aly memiliki legalitas yang sangat kuat dan sekaligus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional.

Ditegaskan juga bahwa status layanan pendidikan formal di pesantren sama dengan di sekolah negeri dan perguruan tinggi negeri, yang telah diatur melalui undang-undang, terutama Undang-Undang tentang Pesantren. “Pengakuan negara atas layanan pendidikan mahad aly tidak hanya dengan memberikan izin, tetapi juga harus ada untuk memberikan manfaat,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Kementerian Agama, Mahad Aly Sunan Bejagung satu-satunya lembaga pendidikan di lingkungan pesantren yang memperoleh izin pendirian tahun ini. Secara keseluruhan, tahun ini Kementerian Agama menerbitkan izin 14 mahad aly yang diajukan pondok pesantren di berbagai daerah.

Izin yang diterbitkan untuk pendirian mahad aly lainnya adalah untuk Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien Lirboyo, Pondok Pesantren Al-Quran Rembang, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Kota Tangerang, Pondok Pesantren Assalafiyyah Mlangi Yogyakarta, Pondok Pesantren Fadllul Wahid Grobogan-Jawa Tengah, Pondok Pesantren Mathaliul Huda Al Kautsar Pati-Jawa Tengah, Pondok Pesantren Walindo Manbaul Falah Kota Pekalongan, Pondok Pesantren Nurul Islam Jember, Pondok Pesantren Riyadlul Mubtadiin Tuban, Pondok Pesantren Tarbiyatul Ulum Tuban, Pondok Pesantren Darussalam Tepa’nah Bangkalan-Madura, Pondok Pesantren Al Hikam Wonosobo, dan Dayah Ma’hadal Ulum Diniyah Islamiyah Bireuen.

Artinya, dalam waktu dekat akan beroperasi 14 mahad aly baru di berbagai daerah di Indonesia.

Tinggalkan Balasan