Ranah penafsiran al-Quran makin hari kian kompleks dan diiringi dengan varian problematika kehidupan yang terjadi. Khususnya, dalam konteks ke-Indonesia-an, pentingnya menguraikan tafsir agar dapat bekerja, perlu untuk terus mengalami dorongan spirit secara simultan dan progresif untuk menjawab persoalan-persoalan yang ada.
Paling mendasar, penulis menekankan bahwa al-Quran harus diperankan dan difungsikan dengan sebenar-benarnya sebagai pedoman serta petunjuk hidup. Utamanya pada masa kontemporer seperti ini, kompleksitas problematika kemanusiaan akan selalu mengiringi tafsiran al-Quran yang barangkali bisa berbeda antar-masa dan bersifat dinamis. Al-Quran dalam konteks ini diharapkan bisa memberikan implementasi yang tepat sasaran, sesuai dengan keadaan masyarakat yang ada saat ini.

Dalam keadaan yang seperti ini, diperlukan sebuah terobosan yang fundamental terhadap persoalan yang demikian sering muncul ke permukaan dalam kehidupan masyarakat. Terobosan ini dapat berupa doktrin keagamaan yang indah serta mencerminkan nilai-nilai keislaman secara utuh. Sehingga dapat menjadi kontribusi bagi pemahaman di benak masyarakat, untuk selanjutnya dapat digunakan sebagai model sudut pandang dalam melihat konteks persoalan secara dialektis, kritis, reformatif, dan transformatif.
