Ketika bermukim di pondok pesantren, seorang santri harus memiliki solidaritas, pertemanan, dan jiwa penolong bagi teman-temannya, santri-santri yang lain. Karena, para santri itu, yang datang dari berbagai latar belakang, hidup bersama sebagai satu keluarga besar di pondok pesantren.
Ketika kita hidup bersama dengan orang lain, kita harus memiliki sifat kekeluargaan yang baik kepada ada orang lain. Ketika kita membantu orang lain atau ketika kita mempermudah urusan orang lain, maka pasti kita pun akan diperlakukan baik oleh orang lain. Terlebih lagi santri, yang setiap saat selama 24 jam selalu bersama-sama. Makan bareng, salat bareng, tidur bareng, bahkan mandi pun terkadang bareng.

Segala hal yang dilakukan secara bersamaan dan terus-menerus dengan sendirinya akan menimbulkan rasa kekeluargaan yang baik, akan menimbulkan kepedulian untuk tolong-menolong, dan akan mempererat tali persaudaraan sesama santri.
