“Ah, sialan…” gumam Indu dengan sisa permen karet disudut bibirnya. Begitulah Indu mengingat masa usia tanggungnya dulu. Saat itu ia salah memilih bambu di tepi…
View More Yang Berumah BambuPopuler
Surat dari Perjalanan PulangRencana saya untuk pulang ke Yogyakarta sesungguhnya sudah lama dicanangkan...
Teologi Harapan di Tengah Krisis GlobalMomen pergantian tahun seringkali terjebak dalam dua kutub ekstrem, selebra...
Lelaki yang Menunggu Mati di Malam Tahun BaruMenjelang tahun baru Mbah Dibyo nampak bersih-bersih rumahnya, seakan ada t...
Di Hadapan Mata Sang KalaPagi ini, 6 Januari 2026, di Al-Zastrouw Library, saya membaca kembali saja...
Trending
Akankah Tradisi Keilmuan di Pesantren Tergeser?Perkembangan kajian keislaman di ruang digital dalam beberapa tahun terakhi...
