TAKWIL GUGUR DAUN

/bagi ayah/
di atas tanah kerontang
yang kau bajak agar gembur
aku pernah mungulur layang-layang
dan kini aku merasa menjadi kawan
bagi layang-layang itu, sebab
kau pernah berkata
di bawah kuning bunga pohon akasia:
“burung terbang dengan sayapnya,
manusia terbang dengan cita-citanya.”

Cabeyan, 2021.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

RIWAYAT

seonggok nisan menunggu kecupan kamboja dan ia membiarkan bulan beringsut begitu saja
senja hilang begitu saja

ia masih menunggu tapi tak satu pun peziarah yang tahu. doa-doa hanya beterbangan
di kepalanya

angin tak tega melihat nisan dirundung lara dibawanya satu kuntum
mengecup kening nisan

sepi belingsatan…

Tinggalkan Balasan