Tauhid dalam Keseharian

Lalu bagaimana kita yang tak bergelut dengan dunia tasawuf, menjalani tarekat, menjadi sufi? Haruskah kita menempuh jalan yang sama?

Tak semua orang bisa menempuh jalan itu, memang. Atau berkesempatan melaluinya. Tapi kita bisa meminjam hasilnya dan menjadikannya sebagai model praksis. Kata kuncinya adalah faktor. Itulah salah satu yang bisa diandaikaan dari puncak proses peng-Esa-an Tuhan: meniadakan yang lain. Artinya: jangan pernah menjadikan yang lain sebagai faktor dalam hidupmu. Cukup dirimu yang menjadi penentu dalam hidupmu. Itulah yang terjadi, misalnya, ketika frasa Ana al-Haq terucap dari bibir Al Hallaj. Bukan ia mengaku sebagai Tuhan, tapi karena ia telah mampu meniadakan yang lain, dan hanya Tuhan yang ada di dalam keseluruhan dirinya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Dalam praktis keseharian, hal itu akan terlihat seperti ini: kita tak akan pernah menganggap orang lain, atau yang lain, sebagai faktor yang menentukan hidup kita. Semuanya akan bergantung pada keputusan dan tindakan kita sendiri. Seperti para sufi, maka orang tak lagi dihantui ketakutan, was-was, dan kesedihan karena telah berhasil meniadakan yang lain sebagai faktor dalam hidup.

Dengan begitu, misalnya, maka tak ada lagi ungkapan “aku tak bisa hidup tanpamu,” atau bergantung pada orang lain, atau menyanjung orang yang kita anggap lebih berkelas dan meremehkan atau bahkan menista yang lebih kroco dari kita. Semua akan diperlakukan sama hormatnya sebagai makhluk Tuhan.

Dari beberapa hikmah sufis kita tahu, ada orang-orang yang tampak biasa-biasa saja, menjalani hidup seperti orang-orang pada umumnya, tidak tampak sebagai orang yang lebih ahli ibadah dari kita, bahkan secara kasat mata terlihat lebih kroco dari kita, dan kita kaget ketika bertahun-tahun kemudian ia memperoleh penghormatan sebagai kekasih Allah. Kita tak pernah tahu ada orang-orang bertauhid dalam keseharian di sekitar kita. Dan jangan tersinggung jika kita tidak dijadikan faktor dalam hidup mereka. Sebab, tauhid memang menegasikan yang lain sebagai faktor.

Tinggalkan Balasan