Cover Buku Kitab Suci Para Anjing

Tentang Kumpulan Cerpen Kitab Suci Para Anjing

Misalnya dalam cerpen Sumur Kematian. Cerpen itu berkisah tentang jiwa penasaran seorang bocah yang ingin melihat langsung sebuah sumur keramat di daerahnya. Konon sumur itu memiliki energi gaib sehingga sang bocah memaksakan diri untuk melihat sumur dengan mata kepalanya sendiri. Narasi yang dibangun dari cerpen tersebut terselebung aura mistis, hampir-hampir mirip dengan cerita misteri jika tak dibaca dengan cukup jeli. Ini juga berlaku di cerpen lainnya semisal Wasiat Ibu, Bapak, Kamar Kosong, dan Pelayat dari Langit.

Kekurangan Buku

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Dengan keunggulan sebagaimana terurai di atas, peresensi menemukan tiga kekurangan mencolok dari buku kumpulan cerpen Kitab Suci Para Anjing. Pertama, desain yang tak menarik. Amat disayangkan pihak penerbit membuat visual buku sebaik ini dengan kekurangan mencolok. Misalnya, gambar anjing yang tertera dalam cover terlalu “nyata” sehingga kurang menggambarkan sisi imajiner sebuah cerpen yang didominasi oleh lembaran imajinatif. Di satu sisi, font untuk menuliskan judul juga kurang tertampilkan sehingga akan menyulitkan pembaca, sebab gradasi yang terlalu mainstream dan terkesan amatir.

Kedua, tak tercantum biografi penulis. Menurut peresensi, ini kesalahan yang cukup fatal. Sebab, seorang penulis dikenal luas dengan karyanya, juga harus tertampil bagaimana latar belakang si penulis. Minimal menampilkan tanggal lahir, nama asli, atau karya yang sudah terpublikasi di media-media. Tak elok rasanya sekadar mengenal nama pena “Anas S. Malo” tanpa mengetahui secuplik latar belakang si penulis aslinya. Ini menjadi pengecualian jika memang si penulis ingin menjaga privasi khusus. Namun hemat peresensi, tim penerbit bagusnya menampilkan biografi si penulis.

Ketiga, tak tercantum sumber cerpen di mana terakhir dimuat. Ini juga menjadi bagian krusial. Peresensi mengetahui bahwa cerpen Kang Anas terbit di media macam duniasantri.co, Jawa Pos, Lensa Sastra, dan sebagainya berdasar telusuran mandiri. Jika pihak penerbit tak menyantumkan sumber ini, boleh jadi, pembaca awam akan menganggap kumpulan cerpen Kang Anas terbilang amatir dan belum pernah lolos seleksi ketat redaktur. Baiknya ditambahkan sumbernya di mana cerpen diambil.

Data Buku:

Judul                : Kitab Suci Para Anjing (Kumpulan Cerita Pendek)
Penulis             : Anas S. Malo
Tebal               : viii + 124 halaman; 14 cm x 20 cm
ISBN               : 978-623-8435-12-8
Penerbit           : Mata Kata Inspirasi

Tinggalkan Balasan