“Kami, PCNU Depok, mendukung penuh kegiatan-kegiatan duniasantri dalam rangka meningkatkan literasi kaum santri, termasuk dalam lomba penulisan cerpen ini. Dan inilah hasilnya,” ujar Gus Alec, sapaan akrabnya.
Gus Alec kemudian membacakan tiga cerpen pilihan yang ditetapkan oleh kurator yang diketuai Ngatawi Al-Zastrouw dengan anggota Mukhlisin dan Mahwi Air Tawar. Ketiga cerpen tersebut adalah Dilarang Mencuci di Wangan karya Rifqi Iman Salafi, Jeritan di Tengah Tambang karya Bisri Mustofa, dan Di Mana Makam Ninik Mamak Kami karya Boni Chandra.

Rislfqi Iman Salafi merupakan alumnus Pondok Pesantren Al Hikmah 2 Brebes, Jawa Tengah yang bermukim di Jakarta Selatan. Beberapa kali cerpen karya Rifqi dimuat di web duniasantri.co.
