Bagi orang tua, anak merupakan belahan jiwa yang kehadiranya akan selalu menyempurnakan kebahagiaan di tengah keluarga. Kebahagian orang tua makin bertambah tatkala mendapati anaknya mau masuk pesantren dan berguru pada seorang kiai. Tentu harapan orang tua dengan anaknya masuk pesantren agar si anak kelak menjadi anak yang berbakti dan bermanfaat.
Namun, seiring berjalanya waktu, orang tua mana pun akan merasa rindu jika jauh dari anaknya. Karena mondok di pesantren tidak seperti pesantren kilat, dibutuhkan jarak dan waktu yang tidak sebentar. Mondok yang ideal itu tidak cuma sepekan dua pekan, tapi bisa bertahun-tahun.

Bagaimana orang tua mengatasi kerinduan pada anak? Menurut Pengasuh Pesantren Asrama Pelajar Islam (API) Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, KH Yusuf Chudlori yang akrab di sapa Gus Yusuf, saat tiba-tiba orang tua merasa rindu dan kangen kepada anaknya, ia menyarankan agar orang tua segera membaca surat al-Fatihah.
