Tolak Badriyah (Bagian 3)

“Iya, itu diaaa. Tapi jangan cerita-cerita ya, takut nanti jadi gosip ke mana-mana…” pinta Dini.

“Kenapa sih? Tolak kenapa?” Aina tidak mau ketinggalan.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kudengar hening cukup lama. Tanpa sadar, saya berhenti membaca. Ikut menunggu jawaban Dini.

“Jadi gini, Tolak itu ya suka senyum-senyum sendiri orangnya. Dimarahi, senyum. Diomelin, senyum. Kamu tahu mbak Khusnul keamanan kan? Yang seremnya naudzubillah itu… kemarin mbak Khusnul marah-marah sama Tolak, karena ketahuan jajan di jam ngaji. Lah itu, Tolak malah senyum-senyum. Kita aja kadang cuma disapa mbak Khusnul bawaannya pengen nangis kan? Ini loh dimarah-marahiiin. Bayangin aja!”

Kudengar suara “Haa?!” yang kompak dari dua santri lain yang mendengar penuturan Dini.

Tinggalkan Balasan