Tradisi Perayaan Nuzulul Quran

Masyarakat memaknai ayat Al-Quran dengan mengadakan khataman atau khatmil quran yang dilaksanakan di masjid pada hari ke-16 puasa. Kegiatan ini dimulai setelah salat subuh dan akan berakhir sebelum salat dhuhur.

Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan seperti ini sangat dianjurkan untuk datang ke masjid. Mereka akan membaca Al-Quran secara bergantian dengan menggunakan pengeras suara. Hal ini menjadikan suasana semakin meriah dan namun khidmat sehingga kita bisa mengenang betapa Al-Quran turun dengan sangat mulia di bumi ini. Pembacaan khatmil quran ini biasanya dilakukan oleh kaum wanita, namun tidak sedikit masyarakat desa yang melakukannya dengan mengikutsertakan kaum Adam.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Setelah pembacaan khatmil quran selesai, pada malam hari akan diadakan kondangan. Para wanita akan memasak di rumah mereka masing-masing dan di bawa ke masjid untuk kemudian berdoa bersama. Masakan ini disebut dengan berkat atau brekat. Ada juga sebagian masyarakat yang menyebutnya dengan ambeng, dengan harapan di setiap syukur akan sebuah perayaan mereka akan mendapat berkah dari Sang Maha Pencipta.

Tinggalkan Balasan