TREKTEK-TEK…DUNG-DUNG
Kau pernah menabuhnya
Bertalu-talu
Seperti suara rindu

Dari bilik jendela azanmu kumandang
Sebagai bilal yang terbayang
Memanggil orang-orang sembahyang
Kau pernah menabuhnya
Seperti suara rindu
Trektek-tek… dung-dung-dung
Gema suaranya membelah buana
Membelah dada
Pada apa jiwa mengada
Tak ada yang terusik
Sebab tak pernah berisik
Seperti setan burik
Lalu kau menggantinya dengan toa
Yang menjadikanmu jumawa
Seakan Tuhan tak punya telinga
Trektek-tek… dung-dung-dung
Itulah gema suara rindu
Bertalu-talu, dulu
Gemanya beralun merambati telinga
Berayun menimang hati
Tempat berkhusyuk diri
