ULANG TAHUN DI MUSIM AIR

Kau ingat?
Saat kita hendak duduk di bangku taman,
demi menyelamatkan cinta dari cemar politik,
sayangnya, taman kita telah diperkosa
oleh proyek dan selfie pejabat.

Cintaku,
cinta kita seperti korupsi terang-terangan!
Diumumkan tanpa malu, disahkan dengan nafsu,
dan disebarluaskan oleh media amplop.
Tapi biarlah kugenggam tanganmu,
seperti rakyat yang menggenggam harapan
di panjangnya antrean sembako.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Ya! Cinta kita memang absurd,
Seperti negeri ini yang tumpang-tindih drama.
Tapi aku tetap ingin menciummu
seperti rakyat yang masih percaya
kalau tarif keadilan masih bisa dinego.

 

KAMI MENYIMPAN REVOLUSI DI SAKU CELANA

Katamu,
kami ini terlalu sering menunduk
menatap layar, lupa kiblat, dan arah mata angin.
Tapi siapa yang menciptakan dunia penuh tiang bendera?
Siapa yang menggantung masa depan di langit server?
Kau bilang,
kami ini tak hormat pada proklamasi,
lebih menyembah nama-nama idola korea dan kode wi-fi.
Tapi siapa yang menyekap sejarah dengan kurikulum
yang dibongkar-pasang seperti aplikasi?

Di sudut-sudut sunyi,
kami menulis manifesto di kolom komentar,
membongkar korupsi dengan meme,
menggugat ketimpangan lewat tiktok berdurasi 60 detik.
-Lebih tajam dari editoral halaman satu.

Inilah gerilya kami!
Di mana sindiran adalah senjata
dan scrolling adalah latihan berperang
“ATAS NAMA KESADARAN!”

Lihatlah,
di balik hoodie lusuh dan earphone
yang terus mendentumkan gugatan,
keraguan pada segala yang disebut “warisan”,
dan keberanian untuk menolak dunia yang diwariskan
dalam keadaan yang nyaris bangkrut.

Kami tak butuh tepuk tangan,
hanya butuh ruang bicara yang tak dibungkam.
Karena masa depan bukan milik pemegang saham sejarah!
Tapi milik siapa saja yang masih percaya
bahwa perubahan juga bisa lahir dari jemari
yang sibuk menggeser layar
dan hati yang tak sudi tunduk pada kebiasaan lama.

PUISI YANG GAGAL

Sudah dua cangkir kopi dan sebungkus rokok
tapi kertas ini tetap putih bagai pikiran politisi
yang baru bangun tidur.

Tinggalkan Balasan