Dari sini terlihat jelas, bahwa musik adalah bahasa universal. Keberagaman dan perbedaan yang ada pada saat itu tersatukan oleh alunan musik. Berbagai sekat yang ada lebur dalam kegembiraan bersama menikmati musik. Komunikasi yang tersendat menjadi lancar melalui musik.
Ada satu kebanggaan dan rasa percaya diri ketika kami bisa melatih orang-orang Eropa bermain gamelan. Di sini kami merasa sejajar dengan mereka. Ini artinya kebudayaan telah mampu mengangkat kita, bangsa Indonesia menjadi sejajar dengan bangsa Eropa. Kita bisa menjadi pelatih, guru, dan mentor bangsa Eropa yang sudah maju untuk berlatih seni budaya yang eksotik dan dikagumi bangsa lain.


Berkaca dari peristiwa ini, saya jadi berpikir, betapa naifnya orang yang tega mencampakkan budayanya sendiri agar terlihat modern dan maju. Sudah selayaknya kita menjaga dan mengembangkan khazanah seni budaya secara kreatif. Karena seni budaya terbukti tidak saja menjadi sumber kreativitas yang dikagumi bangsa lain, tetapi juga bisa meningkatkan martabat sehingga kita bisa berdiri sejejar dengan bangsa lain.
