Salah satu alasannya, seperti dipaparkan oleh Kabid Pendidikan Moh Masduna kepada duniasantri.co, agar nuansa kesantrian tetap terjaga.
“Biar kita kaum sarungan menjaga kekentalan dengan kebiasaannya sebagai santri di pesantren,” ucapnya.

Sementara itu, dalam pidatonya, Inspektur Upacara A Quraisyi mengingatkan kembali sejarah yang telah berlalu. “Jas merah, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Jas hijau, jangan sekali-kali meninggalkan perjuangan para ulama,” pungkasnya.
