Warisan Kanjeng Nabi

Begitu dalam cinta Abu Hurairah “Si Bapak Kucing” pada ilmu, hingga-hingga ia tak sempat bekerja—mencari nafkah. Kecintaannya pada ilmu yang diajarkan oleh Kanjeng Nabi Muhammad saw—yang bertumpu pada cintanya pada beliau—menjadikan Abu Hurairah berkeinginan agar teman-temannya pun mencintai ilmu. Dan sebagai pecinta ilmu sejati, Abu Hurairah mempunyai cara unik agar mereka mencintai ilmu. Sampean pengin tahu? Sembari ngopi, mari simak bersama…

Diceritakan bahwa pada suatu hari Abu Hurairah mendatangi Pasar Madinah. Mendapati orang-orang tampak begitu asyik sibuk melakukan transaksi jual-beli, sekonyong-konyong Abu Hurairah berkata dengan suara menggelegar, “Lemah sekali sampean sekalian, wahai penduduk Madinah!”

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Mereka menjawab dengan menanyakan apa kelemahan yang dilihat oleh Abu Hurairah pada diri mereka.

“Warisan Kanjeng Nabi sedang dibagi-bagikan, kenapa sampean sekalian masih saja di sini; apa sampean sekalian tidak ingin kebagian?”

Tinggalkan Balasan