selama masa karantina massal di dalam pondok, para santri tetap melakukan berbagai kegiatan seperti biasa mulai mengaji hingga olah raga bersama.
“Kita harus tetap jaga imun mereka. Jangan sampai stres karena karantina. Kakang-kakang santri menggelar Futsal Cup, sementara mbak-mbak santri juga senam bersama selain kegiatan rutin seperti mengaji dan kegiatan lainnya,” katanya.

Tertular Orangtua
Seperti diberitakan sebelumnya, Pondok Blokagung menjadi perhatian publik karena menjadi kluster penularan Covid-19. Tercatat ada 622 santri yang terpapar virus Corona di pondok yang dihuni sekitar 6000 santri ini.
Berdasarkan tracing yang dilakukan Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, diduga penyebaran Covid-19 di lingkungan Pondok Blokagung ini berasal dari seorang santri yang tertular oleh orangtuanya.
