/3/
Hingga luka menghampiri, wabah mengoyak hati
Santri menelan seteguk empedu pahit abadi
Pepadu tangguh dipaksa pisah dengan sang kiai
Si berpeci bimbang ke sana kemari
Tak tahu kapan dapat bersua kembali

/4/
Santri terpaksa pulang mengisi bekal
Muajhah dengan kiai hanya lewat media sosial
Membuka kitab yang tersimpan di portal-portal
Dalam beragam aplikasi berkedok digital
Kadang mengikuti ajaran ustad viral bermazhab fenomenal
Berbekal fatwa-fatwa berbumbu kontroversial
