YANG INGIN HIDUP DENGAN TUHAN SAJA

i/
seorang lelaki tua yang menyerahkan cintanya
pada sepetak ladang,
ia berjalan menembus gigil dengan memanggul
cangkul,
dirapalkannya mantra pemanggil matahari, meski
yang ia harapkan masih tertidur pulas
di kasur fajar.

ia terus berjalan menapaki kerikil
setajam pilu,
diabaikannya tetes embun pada wajah rentanya
dari pipi daun angsana,
tapi sisa hujan purnama
membasahi rindu tanpa gema.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

ii/
ketika matahari sudah dimuntahkan pagi
ia tersenyum segar seamsal kembang asoka.
diturunkannya cangkul dari bahu penuh bekas pilu
untuk membalikkan tanah selembut rindu
dan ia akan terus mengalirkan keringat
dengan cara memanggul bara
sampai matahari mengambang di atas kepala.

Cabeyan, 2021.

YANG BERDIAM DALAM KENANGAN
¬¬:yanti
serupa burung perkutut
menyimpan sajak cinta
di kedua sayap,
ia bersiul memanggil tatap
yang pernah didapat.

ia menjadikan angin
sebagai pengantar
ke teluk ingin
sampai segala
yang bernama masa lalu
menumbuhkan selaksa rindu.

Tinggalkan Balasan