10.000 Tulisan Santri: Andai Semua Layak Rilis…

Dari data ini, untuk sementara, baru bisa dilakukan dengan dua pembacaan. Pertama, seperti disinggung awal tulisan, angka 10.000 itu menunjukkan betapa tinggi gairah dan produktivitas penulisan di kalangan santri. Tentu saja ini sangat menggembirakan di tengah disrupsi era digital yang begitu memabukkan ini. Ternyata masih banyak santri yang terus tekun, istikamah, dalam berpikir kritis dan sistematis, untuk bisa melahirkan sebuah tulisan. Banyak tulisan.

Kedua, di saat yang sama, harus diakui masih banyak kelemahan dan kekurangan di lingkungan santri dalam hal kepenulisan. Itulah yang harus dibenahi. Tunas-tunas yang tumbuh belum sempurna itu harus terus dijaga, dirawat, agar mengalami pertumbuhan dan perkembangan seperti seharusnya. Jangan sampai tunas-tunas itu pupus sebelum kembang.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kita sama-sama punya keinginan: semua tulisan yang terkirim bisa dirilis. Tapi rupanya memang masih diperlukan riadat (riyadhah) yang lebih kuat dan ketat lagi dalam bidang penulisan. Dengan riadat kepenulisan, akan muncul semakin banyak tulisan yang bermutu, yang bisa mencerahi zaman. Sebab, itulah kunci membuka pintu peradaban. Dan dari sejarah kita tahu, kemajuan selalu diawali dengan pembacaan dan penulisan, bukan omon-omon…

Jadi, mari lebih giat riadat menulis.

Tinggalkan Balasan