Selimut Tuhan

Seperti biasa, suasana di Mega Busana begitu ramai. Toko ini menyediakan berbagai macam jenis kebutuhan sandang. Baju, celana, koko, mukena, selimut, dan kebutuhan berbahan kain lainnya dengan variasi model yang berbeda-beda semua tersedia di Mega Busana.

Toko Mega Busana banyak dikunjungi oleh warga lokal dan wisatawan dari jauh. Toko ini tak pernah sepi pembeli karena barangnya yang dijual berkualitas dengan harga murah. Terutama pada malam hari, pegawai toko makin disibukkan dengan pengunjung yang berdatangan tanpa henti. Sang pemilik toko memperhatikan tokonya yang ramai dengan pandangan yang riang. Alhamdulillah, pujinya dalam hati tanpa henti.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Musim hujan datang diiringi angin yang terkadang rewel dengan terpaannya yang kencang. Di sela deras  air hujan mengguyur jalan dan mobil pengunjung yang berdatangan, muncul lelaki tua dengan pakaian lusuh menatap isi toko dari luar kaca. Pandangannya berisikan rasa ingin untuk mendekat, tapi kakinya tertahan oleh isi kantung yang diraba oleh jemarinya. Fakir miskin, kata mata para pengunjung yang melihatnya. Para pengunjung mmandanginya dengan aneh, tapi tidak dengan pemilik toko.

“Bapak mencari apa?” tanya pemilik toko dengan nada santun.

“Saya ingin beli selimut empat helai untuk saya dan istri anak saya. Tapi….” Lelaki tua itu terhenti berkata sambil menghitung lembar dan recehan yang diambil dari sakunya.

Tinggalkan Balasan