BULAN DI ATAS REL KERETA

BULAN DI ATAS REAL KERETA

di puncak malam itu kau berbisik, “lihatlah bulan.”
bulan yang telanjang, mengapung jauh di lautan awan

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

aku memandang dari balik jendela
mungkin ia hendak mengabarkan rahasia
yang dikandung hikayat di suatu masa

aku bersiul melantunkan tembang
ingin angin membawanya terbang
mengarungi angkasa menyusul bulan
mengurai rahasia yang terapung di gugusan awan

tapi keretamu lekas bergerak menjauh
sehabis subuh
sebelum rahasia terurai
pada penghabisan pagi

aku ingin mendengar bisikmu lagi, “lihatlah bulan.”
bulan yang telanjang terapung di pangkuan

DEBUR OMBAK DI PETITENGET

Debur ombak yang mengguntur itu
adalah rinduku
pada perempuan bermata sayu
yang selalu menyeru namaku
ketika ia berkaca
pada sebaskom air mata

Debur ombak yang mengguntur itu
adalah rinduku
pada lelaki bermata nyalang
yang membuat kudukku meremang
ketika menyusun kata-kata
seperti sedang mengokang senjata

Tinggalkan Balasan