“Pemprov Jawa Timur telah menghubungi Pemprov Sulawesi Tenggara untuk menindaklanjuti hal ini,” kata Ipong Muchlissoni. Selain itu, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Ponorogo akan melakukan berbagai langkah agar klaster penyebaran virus Corona di Pondok Gontor tidak meluas.
“Untuk meningkatkan upaya tracing dan testing, akan dilaksanakan rapid test secara masif terhadap seluruh penghuni pondok baik santri, ustadz, dan yang lainnya,” katanya. Saat ini, telah ada sekitar 1.798 orang yang telah berada di Pondok Gontor 2.

Rapid test secara masif telah dilakukan mulai Kamis, namun secara terhadap. Pada Kamis telah dilakukan rapid test terhadap 300 orang, terdiri 177 ustadz dan 123 santri. Rencananya, pada Jumat ini dilakukan rapid test bagi 500 santri. “Sisanya dilakukan secara bertahap tiga hari ke depan,” kata Ipong Muchlissoni.
