Karantina terhadap santri yang baru masuk pondok ini dilakukan selama 10 hari. Setelah usai menjalani masa karantina, para santri masih harus menjalani rapid test kedua. Rapid test ini difasilitasi oleh pihak pesantren secara gratis. Jika lolos tahap rapid test kedua ini, baru para santri dibolehkan memasuki kamar yang selama ini ditempati.
“Dengan prosedur ketat itu, kami berharap semua santri masuk pondok dalam keadaan sehat,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Pesantren Tangguh Tebuireng Nur Hidayat. Ia belum bisa memastikan kapan jadwal kedatangan santri tahap berikutnya.

Kasus Santri Gontor
Sementara itu, jumlah santri yang positif Covid-19 di Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor 2 terus bertambah, meskipun jumlah yang sembuh juga semakin banyak. Hingga saat ini, total santri terpapar virus Corona di Pondok Gontor telah mencapai 43 orang. Akhir pekan kemarin, ada tambahan 5 santri positif Corona.
Berdasarkan keterangan Bupati Ponorogo Ipong Muchlisoni, kelima santri tersebut sebelumnya memang terdeteksi reaktif berdasar hasil tes cepat (rapid test). Begitu ada indikasi terinfeksi Corona, para santri dari berbagai daerah di Indonesia ini kemudian dilakukan pengambilan sampel lendir hidung dan tenggorokan.
