Namun, apakah betul bahwa makna takjil sebenarnya merupakan makanan pembuka saat berbuka puasa?
Jika dikaji lebih lanjut, kata takjil berakar dari Bahasa Arab تعجيل memakai ع ( ‘ain ) bukan أ (hamzah) yang berarti menyegerakan. Dalam konteks ini, takjil berarti menyegerakan untuk berbuka puasa. Rasulullah SAW menganjurkan, sebelum berbuka dengan makanan yang berat, terlebih dahulu dibatalkan dengan makanan ringan dan manis seperti kurma.

Hal ini selaras dengan sabda Nabi:
لايَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ
