Banyak Jalan Menuju Tuhan

Beberapa tokoh pertama yang mengenalkan konsep demikian di antaranya Martir al-Hallaj, lalu disistematisasi oleh Ibn ‘Arabi, kemudian salah satu tokoh sufi dan penyair masyhur hingga kini Maulana Jalaluddin al-Rumi. Menilik syair-syair indah dan penuh kesakralan Jalaluddin Rumi, ada salah satu syair yang mewakili pembahasan kali ini. Di antaranya sebagai berikut:

Lampu-lampu memang berbeda, namun cahayanya satu dan sama

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Tuhan menampakkan Diri-Nya pada ribuan cara dan bentuk, menciptakan sejumlah sesuatu yang baru

Sesungguhnya Tuhan adalah Dzat yang disembah oleh semua manusia (makhluk), sejak seluruh perjalann (diciptakan) demi kesenangan sang musafir (dan Tuhan adalah sumber), tetapi sebagian orang mengarah mukanya hanya pada seekor (bentuk fenomena) dan kehilangan kepala, padahal kepala itu adalah Prinsip

Seluruh keanekaragaman ini adalah satu, siapapun yang melihatnya dua (atau terbilang), berarti matanya rusak

Tinggalkan Balasan